Fungsi Anonymous atau Lambda pada Python

Fungsi Anonymous atau Lambda pada Python

Halo semuanya...

Pada tutorial kali ini kita akan belajar tentang Fungsi  Anonymous atau Lambda pada Python.

Yuk langsung aja kita simak...

Seperti yang kita ketahui bahwa Fungsi (function) merupakan sebuah kode program yang dapat kita gunakan secara berulang-ulang, dengan menggunakan function program yang kita gunakan menjadi lebih terstruktur karena dengan satu perintah blok kode kita dapat menggunakan secara berulang-ulang.

Lambda Function atau Anonymous Function 

Merupakan sebuah fungsi yang tidak memiliki nama fungsi, yang harus kita ketahui yaitu bahwa lambda bukanlah sebuah perintah (statement) namun lambda tersebut merupakan sebuah ekpresi (expression) yang menjalankan sebuah perintah yang terdapat pada fungsi yang akan di pangil nantinya. Berikut struktur dari lambda function seperti dibawah ini :

Contoh sederhana :

Mengapa Harus Pakai Lambda?

Kita memang tidak harus selalu menggunakan Lambda, tapi dalam kasus tertentu lambda lebih baik dibandingkan fungsi biasa.

Lambda biasanya dibutuhkan saat kita ingin membuat fungsi dalam satu baris.

Biasanya saat menggunakan fungsi-fungsi seperti filter(), map(), dan reduce() kita akan membutuhkan lambda.

Mengapa?

Karena di fungsi-fungsi tersebut membutuhkan parameter fungsi.

Contoh:

Hasilnya:

Pada fungsi map() kita memberikan parameter dengan fungsi lambda.

Mengapa bisa begitu?

Karena lambda bisa disimpan ke dalam variabel, otmatis dia akan bisa juga jadi parameter.

Satu lagi contoh dengan fungsi filter():

Atau bisa dibuat dalam satu baris seperti ini:

Jadi mengapa harus pakai Lambda?

Ya karena kita akan membutuhkannya saat menggunakan fungsi tertentu.

Intinya, lambda digunakan untuk membuat fungsi dalam satu baris dan ia bersifat anonymous.

Berikut beberapa kelebihan jika kita menggunakan function di dalam pemrograman di antaranya yaitu :

1. Jika kita membuat suatu program atau system yang maka program tersebut dapat di pisah-pisah menjadi program-program kecil melalui sebuah function.

2. Mudah dalam mencari kesalahan-kesalahan jika terjadi error pada baris program.

3. Maintenance program dapat dilakukan pada modul tertentu tanpa mempengaruhi program yang lainnya.

4. Jika kita menggunakan function program tersebut dapat kita gunakan kembali pada fungsi yang berbeda.

5. Dan kita juga dapat meminimalkan penulisan dengan perintah yang sama.

 
Download Tutorial